Pada Postingan sebelumnya telah disebutkan bahwa telah teridentifikasi 80 butir karakter yang terbagi menjadi lima kategori. Walaupun idealnya semua nilai tersebut diinternalisasikan pada peserta didik melalui proses pembelajaran, karena jumlahnya besar, memfasilitasi internalisasi semua nilai tersebut secara formal/eksplisit menjadi sangat berat. Oleh karena itu sekolah dapat mengidentifikasi nilai-nilai utama sebagai fokus internalisasi. Nilai-nilai utama sebagai fokus tersebut dapat berupa nilai-nilai yang secara nasional dan/atau universal (lintas agama/keyakinan dan lintas bangsa/ras/etnis) dianut. Nilai-nilai lainnya dapat terinternalisasikan secara otomatis sebagai akibat iringan/ikutan dari proses internalisasi nilai-nilai utama tersebut.
Penekanan internalisasi nilai-nilai utama tertentu pada pendidikan karakter telah dianut oleh sejumlah negara. Australia, misalnya, melalui Values Education (Pendidikan Nilai) yang dikembangkannya menekankan pada diperkenalkan, disadari, dan diinternalisasikannya sembilan karakter utama, yaitu:
1. Care and compassion
2. Doing your best
3. Fair go
4. Freedom
5. Honesty and trustworthiness
6. Integrity
7. Respect
8. Responsibility
9. Understanding, tolerance, and inclusion
Berikut merupakan nilai-nilai karakter yang dapat dijadikan sekolah sebagai nilai-nilai utama yang diambil/disarikan dari butir-butir SKL, SK/KD mata pelajaran-mata pelajaran SMP, dan nilai-nilai kewirausahaan yang ditargetkan untuk diinternalisasi oleh siswa:
1. Kereligiusan
2. Kejujuran
3. Kecerdasan
4. Ketangguhan
5. Kedemokratisan
6. Kepedulian
7. Kemandirian
8. Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif
9. Keberanian mengambil risiko
10. Berorientasi pada tindakan
11. Berjiwa kepemimpinan
12. Kerja keras
13. Tanggung jawab
14. Gaya hidup sehat
15. Kedisiplinan
16. Percaya diri
17. Keingintahuan
18. Cinta ilmu
19. Kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain
20. Kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial
21. Menghargai karya dan prestasi orang lain
22. Kesantunan
23. Nasionalisme
24. Menghargai keberagaman
Di antara butir-butir nilai tersebut di atas, enam butir dipilih sebagai nilai-nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan, yaitu:
1. Kereligiusan
2. Kejujuran
3. Kecerdasan
4. Ketangguhan
5. Kedemokratisan
6. Kepedulian
Keenam butir nilai tersebut ditanamkan melalui semua mata pelajaran dengan intensitas penanaman lebih dibandingkan penanaman nilai-nilai lainnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar